Aku mengamatimu
yang sedang bermain di sisi danau hijau itu, tiba tiba mata kita saling beradu
, dan akupun terbangun dari mimpi misterius ini..
Malam ini
aku berharap dapat melihatmu lagi dalam mimpiku..
sayang sekali
tadi malam aku tidak melihatmu, mimpiku membawaku ke tempat lain, aku juga
tidak terlalu suka dengan tempat itu, tempat itu penuh dengan wanita berbaju
putih yang menatapku tanpa ekspresi, semakin aku terus berjalan di jalan itu,
semakin kesepian perasaan ini.., belum sampai di penghujung jalan, aku terbangun
dengan aroma sepi yang masih melekat di sekujur tubuhku.
Malam ini
masih terlalu pagi bagiku untuk beranjak tidur, tapi aku sudah tidak kuat lagi,
kututup mataku, tiba tiba seorang anak
kecil berkulit hitam menyapaku, aku terkejut, kupikir itu adalah
bayanganku yang diterpa sinar rembulan, ternyata..
Anak itu
cukup baik, walau setelah itu dia tak berucap apapun lagi. Di tengah
perjalanan, di memberikan sesuatu kepada
sosok yang aku kenal, aku tak begitu jelas melihat apa yang sudah
diberikannya.
Aku terbangun
mendengar adzan subuh, aku melihat anak berkulit hitam yang tertidur disampingku
itu pun terbangun dan segera beranjak pergi menembus dinding kamarku.
Baiklah, malam
ini sebelum aku tidur, aku akan mengkhayalkanmu, dan berharap sang juru mimpi
akan membawaku ke danau itu lagi. Sayang harapanku tidak dikabulkannya, aku di
perkenalkan pada sekelompok petualang, aku mengikuti mereka berpetualang, kita
menaiki perahu menyeberangi sungai, menuju sebuah kampung tanpa penghuni,
memasuki rumah rumah kosong dan bertemu dengan seorang penyihir jahat yang
ingin membunuhku, tapi aneh, aku sama sekali tak merasa takut pada penyihir
itu, saat aku akan dibunuh oleh penyihir itu, suara alarm hp berdengung keras
membangunkanku, aku selamat..
Malam ini
aku bertemu siluman serigala, dia terus
berputar putar di tempat dan menatapku tajam, aku merasa tempat ini tak asing,
benar, ini adalah danau hijau itu, aku juga tak mengerti apa maksud dari
tindakan yang dilakukan sang siluman itu, tapi aku hanya ingin melihat gadis
itu lagi, yang pernah kulihat sebelumnya pernah bermain di sisi danau
hijau ini, setelah lama kuamati, mata sang siluman serigala ini benar benar
mirip dengan mata sang gadis danau yang pernah aku lihat sebelumnya.. ternyata dia ingin bermain denganku..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar