Amnesia
tentang esok
Kayaknya hari ini aku de javu
Masih ada bayangan kemarin
Mimpi malam kemarin terasa lelah
Padahal aku hanya berjalan di jembatan yang akan menyebrangkanku ke hari esok
Kabut-kabut itu cukup mengangguku
Kuteruskan langkahku...
Seandainya pelangi menggantikan kabut itu
Mungkin aku akan berhenti sejenak menikmati indah itu
Kayaknya hari ini aku de javu
Masih ada bayangan kemarin
Mimpi malam kemarin terasa lelah
Padahal aku hanya berjalan di jembatan yang akan menyebrangkanku ke hari esok
Kabut-kabut itu cukup mengangguku
Kuteruskan langkahku...
Seandainya pelangi menggantikan kabut itu
Mungkin aku akan berhenti sejenak menikmati indah itu
Tapi tak ada yang tahu
Kalau saat aku sedang berhenti sejenak, awan hitam menggantikan pelangi, bersama teman akrabnya sang hujan
lalu membasahiku
Aku segera berlari
Kalau saat aku sedang berhenti sejenak, awan hitam menggantikan pelangi, bersama teman akrabnya sang hujan
lalu membasahiku
Aku segera berlari
Tapi tak ada yang tahu
Kalau aku berlari mungkin aku akan terjatuh
Terjatuh dari jembatan yang akan menyebarangkanku ke hari esok
Entah di mana aku berada setelah jatuh
Dan aku terbangun
Ternyata diluar sana hujan sedang bergembira bersama tawa sang guntur dan senyum sang kilat
Tak apa...
Aku suka hujan
Membuatku amnesia hari esok
Membuatku de javu hari ini
Dan sempat melihat bayangan kemarin...
Kalau aku berlari mungkin aku akan terjatuh
Terjatuh dari jembatan yang akan menyebarangkanku ke hari esok
Entah di mana aku berada setelah jatuh
Dan aku terbangun
Ternyata diluar sana hujan sedang bergembira bersama tawa sang guntur dan senyum sang kilat
Tak apa...
Aku suka hujan
Membuatku amnesia hari esok
Membuatku de javu hari ini
Dan sempat melihat bayangan kemarin...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar